BI Sumut Luncurkan Program ULOS PATEN untuk Optimalkan Sirkulasi Uang Logam

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumatera Utara meluncurkan inovasi program “ULOS PATEN” (Uang Logam Sumatera Utara Pilah, Hitung, dan Edarkan) guna memperkuat resirkulasi uang logam dan memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar di tengah masyarakat.

Langkah ini ditandai melalui Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama yang digelar di Medan, Kamis (7/8/2026).

Deputi Kepala Divisi Pengelolaan Uang Rupiah, Hendra Wangsa, menjelaskan bahwa Bank Indonesia terus berupaya menjaga kelancaran serta stabilitas sistem pembayaran nasional.

“Salah satu fokus utama dilakukan melalui optimalisasi pengelolaan uang logam dengan mempertemukan supply (pasokan) dan demand (kebutuhan) di wilayah Sumatera Utara,” tuturnya dalam keterangan tertulis, Selasa (11/8/2026).

Sasar Sekolah hingga Tempat IbadahProgram ULOS PATEN dirancang dengan menyasar berbagai tingkatan masyarakat. Pada tahap awal, program ini diimplementasikan ke satuan pendidikan mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA, sekaligus menjadi sarana edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah sejak dini.

Selain itu, program ini disosialisasikan langsung kepada masyarakat luas melalui kegiatan Car Free Day di Lapangan Merdeka, Medan, Minggu (9/8/2026).

Dalam aksi sosial bertajuk “Kecil Nominalnya, Besar Maknanya”, warga diminta berpartisipasi menyumbangkan uang logam minimal Rp10.000 untuk ditukarkan dengan hadiah menarik. Seluruh uang logam yang terkumpul dari kegiatan tersebut disalurkan ke Masjid Baitul Ikhsan.

Pengembangan Digital dan Peran PerbankanKe depan, KPw BI Sumut akan memperluas jangkauan pengumpulan uang logam ke tempat ibadah, koperasi, serta mitra strategis lainnya. Untuk mendukung pemantauan dan pelaporan data supply-demand secara akurat, platform koordinasi berbasis web tengah disiapkan.

Kerjasama dengan perbankan di Sumatera Utara juga makin diperkuat guna mengoptimalkan penyerapan apabila terjadi kelebihan pasokan uang logam di masyarakat. Melalui skema ini, BI berharap terbentuk ekosistem sirkulasi uang Rupiah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

Reporter : Siti Amelia

Tinggalkan Balasan

spot_img
spot_img

Berita Pilihan

Pelindo Panen Kepercayaan, Survei IDM Ungkap Kepuasan Pengguna Pelabuhan Tembus Level Tinggi

mimbarumum.co.id - Kinerja PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo di sektor logistik dan kepelabuhanan mendapat rapor merah jambu—dalam artian...