Di Balik Jeruji, Harapan Itu Masih Ada: Anak Binaan LPKA Medan Dapat Bekal Hidup Baru

Berita Terkait

mimbarumum.co.id – Di balik tembok Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Medan, harapan untuk masa depan yang lebih baik terus dihidupkan. Puluhan anak binaan mendapat pembekalan kesehatan holistik sebagai upaya membangun kembali kepercayaan diri dan arah hidup mereka.

Kegiatan Sosialisasi Kesehatan Holistik tersebut digelar oleh Yayasan Bina Anak Nusantara (PKBM Bina Anak Nusantara Medan) bekerja sama dengan Komunitas Civitas Muda, Kamis (23/4/2026).

Program ini menjadi bagian dari pendekatan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek hukum, tetapi juga menyentuh dimensi fisik, mental, emosional, dan spiritual para anak binaan.

Sebagai mitra pendidikan kesetaraan di LPKA Medan, Yayasan Bina Anak Nusantara terus memperluas akses edukasi bagi Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), termasuk melalui kegiatan yang mendorong pemulihan psikologis dan penguatan karakter.

Sekretaris Yayasan Bina Anak Nusantara Medan, Muhammad Erlangga Nasution, menegaskan bahwa kegiatan ini bertujuan membuka perspektif baru bagi para anak binaan.

“Kegiatan ini ditujukan untuk memperluas ruang berpikir bahwa setiap dari mereka masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri. Tidak ada kata terlambat selama ada keinginan untuk berubah,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ketua Komunitas Civitas Muda, Chairuman Hafizh, yang berharap kegiatan ini mampu menjadi titik balik bagi para peserta.

“Kesempatan untuk berubah itu selalu ada. Kami ingin mereka punya semangat baru untuk menatap masa depan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai konsep kesehatan holistik yang mencakup integrasi aspek gizi, kesehatan, pendidikan, pengasuhan, serta perlindungan.

Pendekatan ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas emosional dan mental anak binaan, sekaligus membangun kesadaran bahwa mereka tetap memiliki potensi untuk berkembang.

Materi disampaikan oleh dua narasumber, Citra Cornelia Tiffanie Pangaribuan dan Gina Ayu Harahap, dengan metode interaktif yang diawali pembahasan self-control dan dilanjutkan dengan sesi ice breaking.

Suasana kegiatan berlangsung dinamis, di mana peserta tidak hanya menerima materi, tetapi juga diajak berpartisipasi aktif dalam setiap sesi.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Bina Anak Nusantara Medan dan Komunitas Civitas Muda menegaskan komitmen bersama untuk memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, tetap mendapatkan hak atas pendidikan dan pengetahuan.

Upaya ini sekaligus menjadi pengingat bahwa proses pembinaan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk membangun kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Reporter: Ngatirin/rel

Tinggalkan Balasan

spot_img
spot_img

Berita Pilihan

Sultan Deli XIV: Pembangunan Rendah Karbon Keniscayaan, Kolaborasi Multi-Pihak Jadi Kunci

mimbarumum.co.id - Sultan Deli XIV, Seri Paduka Tuanku Mahmud Arya Lamantjiji Perkasa Alam Shah, menegaskan bahwa Pembangunan Rendah Karbon...