mimbarumum.co.id – Rapat Koordinasi Pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tahun 2026 menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi, mengevaluasi capaian program, mengidentifikasi permasalahan, serta merumuskan langkah-langkah tindak lanjut yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Rakor pendidikan SMK yang berlangsung 11 sampai 13 Februari 2026 diikuti Kepala Seksi SMK dari 14 Cabang Dinas Pendidikan, Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dari 33 Kab/Kota dan Ketua MKKS Provinsi Sumatera Utara diadakan di Fave Hotel Jl. S. Parman Medan.
Tampak hadir Kepala Bidang Pendidikan SMK Dr M Basir S Hasibuan MPd, Sekretaris Dinas Pendidikan Provsu Terang Dewi Susanti Ujung, Ketua MKKS SMK Provinsi Sumut Evi Herawati Lubis dan Kasi SMK Cabdis Wil I Duta Syailendra.
Basir mengatakan, rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan vokasi dan daya saing lulusan SMK.
“Perkembangan teknologi, dinamika pasar kerja, serta tuntutan kompetensi abad ke-21 menuntut SMK untuk terus melakukan penyesuaian kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, dan penguatan kemitraan dengan berbagai pihak,” ujarnya.
Di sisi lain, pelaksanaan program pembinaan SMK di daerah menghadapi berbagai tantangan, seperti kesenjangan mutu antar satuan pendidikan, keterbatasan sarana dan prasarana, relevansi kompetensi keahlian dengan kebutuhan industri, optimalisasi program link and match, serta peningkatan kinerja guru dan manajemen sekolah.
Selain itu, implementasi kebijakan pendidikan vokasi, termasuk Kurikulum Merdeka dan program revitalisasi SMK, memerlukan koordinasi yang kuat antara pemerintah, satuan pendidikan, dan mitra terkait.
Lanjut Basir, rakor ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan vokasi dan daya saing lulusan SMK.
Hasil yang diharapkan melalui kegiatan Rakor Pendidikan SMK hasil adalah terjadinya kesepahaman dan sinkronisasi program pendidikan SMK
Rumusan kebijakan dan strategi pengembangan SMK seperti Rencana Tindak Lanjut, Pemetaan masalah dan solusi Pendidikan SMK dan Dokumen hasil rakor.
Sedangkan Sekretaris Disdiksu Terang Dewi Susanti Ujung ketika membuka rakor pendidikan SMK mengharapkan kegiatan ini bisa memperkuat pendidikan SMK di Sumatera Utara.
“Semoga rumusan yang dihasilkan menjadi acuan dalam peningkatan mutu dan kompetensi lulusan SMK,” ujarnya.
Reporter : M Nasir


