Dua Siswa MTsN 1 Labuhanbatu Raih Prestasi Gemilang di Ajang Tenis Nasional Riau Tennis Tournament 2025

Berita Terkait

mimbarumum.co.id — Dua siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Labuhanbatu kembali mengharumkan nama daerah dan madrasah lewat torehan prestasi membanggakan di ajang olahraga bergengsi tingkat nasional.

Keyza Amira Siregar dan Jihan Maritza Siregar berhasil meraih posisi juara dalam Riau Tennis Tournament 2025, yang merupakan bagian dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior & Senior (TDP) — turnamen resmi yang diakui oleh Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI).

Keduanya tampil memukau di lapangan Stadion Tenis PTPN IV Regional III Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada 2–6 Oktober 2025, dan berhasil membawa pulang medali perak dan perunggu di kategori berbeda.

Keyza Amira meraih juara 2 ganda putri (perak) dan juara 3 tunggal putri (perunggu) kelompok umur 12 tahun, sementara kakaknya, Jihan Maritza, menyabet juara 2 ganda putri (perak) kelompok umur 14 tahun.

“Semangat pantang menyerah dan disiplin dalam berlatih adalah kunci utama. Kami berharap ini dapat menginspirasi anak-anak lain untuk terus berprestasi, baik di dalam maupun di luar kelas,” ujar Hengki Syahputra Siregar, ayah sekaligus pelatih kedua atlet muda ini.

Latihan Intensif Berbuah Prestasi

Prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan latihan intensif yang dilakukan di bawah bimbingan sang ayah.

Hengki Syahputra Siregar, yang dikenal aktif membina tenis di Labuhanbatu, memberikan porsi latihan rutin yang seimbang antara teknik, mental, dan sportivitas. Dukungan penuh juga datang dari sang ibu, Liza Handayani, yang setiap langkah putrinya selalu disertai doa dan motivasi.

“Kami sebagai orang tua hanya berusaha memberikan yang terbaik. Prestasi Keyza dan Jihan adalah bukti bahwa kerjasama antara sekolah dan keluarga sangatlah penting,” tutur Liza dengan haru.

Ajang Riau Tennis Tournament 2025 diikuti ratusan petenis muda dari berbagai provinsi, dan menjadi barometer penting bagi pembinaan tenis nasional. Persaingan berlangsung ketat, namun kedua atlet muda dari Labuhanbatu mampu tampil konsisten sepanjang turnamen.

Madrasah Dukung Prestasi Non-Akademik

Kepala MTsN 1 Labuhanbatu, Mustafa Kamal Nasution, S.Pd.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas prestasi membanggakan ini.

Ia menegaskan bahwa madrasah berkomitmen tidak hanya mencetak siswa berprestasi akademik, tetapi juga memberi ruang bagi bakat di bidang olahraga dan seni.

“MTsN 1 Labuhanbatu senantiasa berusaha mewujudkan harapan pemerintah dan masyarakat melalui peningkatan kualitas dan daya saing lulusan, termasuk di bidang olahraga,” ujarnya.

Kegiatan dan program madrasah diarahkan untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang mendukung pengembangan potensi siswa secara utuh — baik spiritual, akademik, maupun non-akademik. Prestasi Keyza dan Jihan menjadi bukti nyata dari visi tersebut.

Madrasah Mampu Cetak Atlet Berkelas

Keberhasilan dua siswi ini memperlihatkan bahwa madrasah kini tidak lagi hanya dikenal dari sisi keagamaan, tetapi juga sebagai lembaga yang mampu mencetak atlet berkarakter dan berprestasi nasional.

Turnamen Diakui PELTI (TDP) sendiri adalah ajang resmi pembinaan atlet muda Indonesia yang menanamkan nilai disiplin, sportivitas, dan nasionalisme sejak dini.

Dengan torehan dua medali perak dan satu perunggu di ajang nasional, MTsN 1 Labuhanbatu semakin menegaskan eksistensinya sebagai madrasah unggulan yang berprestasi multidimensi.

Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lain untuk berani bermimpi, berlatih, dan berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Harapan untuk Generasi Madrasah Berprestasi

Keberhasilan Keyza dan Jihan tak hanya membawa kebanggaan bagi madrasah dan keluarga, tetapi juga menjadi inspirasi bagi siswa madrasah lainnya di seluruh Indonesia.

Keduanya membuktikan bahwa pendidikan madrasah dan prestasi olahraga bisa berjalan beriringan, menciptakan generasi muda yang sehat, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Turnamen nasional ini juga menjadi panggung penting bagi petenis muda untuk mengasah kemampuan dan menanamkan nilai perjuangan sejak dini.

Dengan semangat juang dan dukungan madrasah yang kuat, bukan tidak mungkin langkah Keyza dan Jihan akan berlanjut ke tingkat internasional di masa mendatang.

Reporter: Ngatirin/rel

Tinggalkan Balasan

spot_img
spot_img

Berita Pilihan

Dicopot dari Kursi Ketua Bawaslu Labuhanbatu, Wahyudi Masih Jadi Anggota

mimbarumum.co.id – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menjatuhkan sanksi Peringatan Keras Terakhir sekaligus memberhentikan Wahyudi, S.Sos., MM dari jabatannya...