mimbarumum.co.id – Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi Dr Muhammad Isa Indrawan mengungkapkan, 67.000 dari 254.000 mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta di Sumut terpaksa cuti kuliah akibat terdampak Covid-19.
“Orang tua mahasiswa tak mampu lagi membayar uang kuliah akibat dampak ekonomi Covid-19. Mereka memilih cuti kuliah,” kata Isa kemarin.
Isa Indrawan mengatakan, pandemi Covid-19 juga berdampak pada penerimaan mahasiswa baru PTS di Sumut.
“Penerimaan mahasiswa baru tahun ini turun 60 hingga 70 persen. Biasanya di bulan September, Unpab sudah menerima 4.200 mahasiswa baru. Tapi kita baru menerima 3.200 mahasiswa baru yang terdaftar,” katanya.
Baca Juga : Kawal VANTAS Menuju Perubahan Samosir
Dikatakannya, kampus harus bisa menjalankan protokol kesehatan agar angka penularan Covid-19 tidak bertambah. Sementara di sektor eknomi juga harus tetap tumbuh.
“Kata kuncinya di masa pandemi adalah digitalisasi. Kita harus melakukan digitalisasi dalam seluruh sektor. Jepang sudah melakukan itu, dan kita harus menuju ke situ,” tandasnya.
UNPAB sendiri, kata Isa Indrawan, tetap melakukan blended learning (pembelajaran campuran). Ini sesuai dengan program Mendikbud Nadiem Makarim lewat Kampus Merdeka atau merdeka belajar.
“Jadi ke depan 60 – 70 persen mata kuliah yang diajarkan ke mahasiswa tak lagi belajar di kampus. Jika ada 150 SKS, lebih separuhnya akan belajar di luar kampus. Ini perpaduan KKNI dengan blended elearning,” katanya lagi.
Reporter : Mhd Nasir
Editor : Dody Ferdy