mimbarumum.co.id – Sebanyak 608 mahasiswa Universitas Negeri Medan magister, sarjana, dan diploma diwisuda di Gedung Serbaguna Unimed Medan, Selasa (11/6/2019).
Rektor Unimed Syawal Gultom meminta agar lulusan jangan takut menghadapi era digital yang dikenal dengan era revolusi industri 4.0.
“Menghadapai era revolusi 4.0 kita harus menyiapkan SDM yang memiiki mindset digital. Untuk menghadapi era revolusi industri itu bukan sekedar teknologi atau infrastrukturnya tetapi memindahkan mindset manual ke mindset digital dan itu tidak mudah. Contoh mindset digital itu sensitif terhadap error, mindset digital itu harus tepat waktu dan sangat disiplin,” ungkapnya.
Era digital merupakan bagian dari memperkuat benteng pertahanan dan karakter. Karena itu kesiapan rakyat dan seluruh elemen di Indonesia menyiapkan diri bertindak jujur, berkarakter yang kuat. Jadi itulah tahapan yang dibutuhkan untuk mempersiapkan diri bersaing di industri digital, industri 4.0 ini.
“Kita harus memiliki kekhususan tidak boleh mengikut ikuti negara lain. Artinya ada produk spesifik baik produk teknologi, ilmu pengetahuan yang dibutuhkan oleh dunia luar. Sehingga orang luarpun akan belajar ke Indonesia,” jelasnya.
“Tidak usah takut menghadapi industri 4.0 ini kalau punya kekuatan sendiri kita akan bisa bersaing di era ini,” harapnya kepada lulusan Unimed.
Untuk menyiapkan lulusan Unimed yang siap menghadapi era ini ia mengatakan Unimed harus mengubah kurikulum. Mengubah situasi pembelajaran, menginovasi pembelajaran.
“Dua hal yang sangat penting agar lulusan unimed menjadi lulusan yang mampu menghadapi era digital yakni Unimed harus mengubah kemampuan dosennya. Tapi jangan lupa harus mengintegrasikan bahasa pengantarnya yaitu bahasa Inggris. Secara Operasional lulusan Unimed harus bisa menguasai bahasa Inggris dan menguasai teknologi. Tetapi yang terpenting adalah harus menguasai perubahan mental, cara berfikir, dan kultur,” paparnya. (Ml)