mimbarumum.co.id – Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar vaksinasi massal kepada dosen dan tenaga pendidik (tendik) kerjasama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kota Medan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
Vaksinasi massal ini menjadi salah satu vaksinasi terbesar yang pernah dikolaborasikan dengan instansi terkait melibatkan 40 tenaga vaksinator yang berasal dari RS USU dan FK USU.
“Tercatat di sini yang mendaftar sudah berjumlah 2.065 orang. Di mana, dalam edaran yang kita sampaikan juga, masing-masing boleh membawa 1 manula dan diperkirakan hampir kira-kira 3000 orang yang akan menerima vaksin pada pagi hari hingga sore ini,” ujar Rektor USU, DR Muryanto Amin, Senin (29/3/2021) di Pendopo Pancasila kampus tersebut.
Menurut Rektor, vaksinasi ini memberikan banyak manfaat untuk meningkatkan imun tubuh agar tidak gampang sakit dan tidak gampang juga terpapar virus corona yang menyebabkan sampai dengan kematian.
“Ini yang paling penting kita pahami bersama, bahwa kita mengalami banyak persoalan. Amerika Serikat sebagai negara maju dan itu mengalami kegagalan, kegalauan yang cukup luar biasa di awal-awal. Kita saja misalnya hari ini juga persoalan ekonomi kita yang terjun bebas dari tahun-tahun sebelumnya, itu membuat kita harus banyak berinvestasi membeli obat ketimbang harus investasi di bidang yang lainnya,” ungkapnya.
Rektor juga memberikan sinyal akan dilangsungkannya pembelajaran tatap muka di USU pada tahun ajaran baru. Sebab, pembelajaran secara daring memberi dampak hambatan perkembangan psikomotorik pada anak-anak.
“Selama Covid 19, pemasukan kita menjadi berkurang. Oleh karena itu, kita harus mengambil jalan tengah, tetapi dipastikan bahwa pada saat kita mengkikuti proses tatap muka, salah satunya dosen dan tenaga kependidikannya sudah divaksin. Langkah selanjutnya memastikan semua ruangan itu tersedia 3 M, tersedia juga alat tempat mencuci tangan, masker. Jadi ketika dosen ataupun mahasiswa yang lupa memakai masker, kita sudah sediakan, namun itu juga membutuhkan biaya,” terangnya.
Rektor juga berharap, dosen maupun tenaga pendidik dapat lebih memenuhi standar kinerja yang sudah ditetapkan, sehingga USU pelan-pelan menuju kampus World Class University.
Sementara Walikota Medan Bobby Nasution menerangkan, Kota Medan menerima vaksin itu kurang lebih ada 345.260 dosis. Di mana, target dari Pemerintah Kota Medan untuk melaksanakan vaksin sekitar 75% dan ini target yang disepakati.
“Mudah-mudahan bisa kami terapkan juga untuk SD dan SMP. Mudah-mudahan bisa kami lakukan vaksinasi kepada tenaga pendidiknya, sehingga bisa kami lakukan (pembelajaran) secara tatap muka. Keinginan kita minimal 40% tenaga pendidik kita bisa divaksin, baru nanti sekolah tatap muka bisa kita lakukan di Kota Medan,” tandasnya.