mimbarumum.co.id – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Sumatera Utara DR. Masdar Limbong melihat persoalan yang bermunculan harus menjadi program prioritas utama para calon dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumatera Utara 2020 nanti.
“Persoalan yang banyak bermunculan seperti macet, banjir, sampah ini harus benar-benar menjadi program prioritas walikota yang baru,” kata Masdar Limbong, kemarin.
Partai politik yang mempersiapkan para calon maju untuk menjadi kandidat di Pilkada ditekankan jangan hanya melakukan politik uang kepada masyakakat.
“Jangan hanya punya modal besar untuk mengkondisikan perahunya untuk dijadikan calon walikota. Memang benar maju itu tidak terlepas dari dana, namun jangan di abaikan persoalan itu tadi,” lanjut Masdar Limbong.
Figur para calon Pilkada kian samar-samar di perlihatkan di publik, Masdar Limbong melihat semuanya memiliki peluang dan tidak perlu adanya calon impor.
“Figur-figur bermunculan itu saya lihat masih wajar, punya peluang semua dan saya belum liat figur yang benar-benar tau persis persoalan Medan saat ini. Malahan saya lihat dari Jakarta yang turun ke Medan sebenarnya ini tidak perlu. Cukup orang orang Medan yang tahu menguasai dengan masyarakat saya kira itu lebih kita utamakan daripada kita mengimpor dari luar,” ucap Masdar.
Terlebih 23 kabupaten/kota di Sumatera Utara gelar Pilkada serentak 2020, masyarakat di himbau harus lebih cerdas dalam memilih dan berpikir jernih. Sehingga mampu merubah kota Medan atau kabupaten lain menjadi lebih baik dari sebelumnya dan terhindar dari politik uang yang masih saja rentan terjadi.
“Saya menghimbau kepada masyarakat nanti pada saat pilkada berjalan di 23 Kabupaten/Kota di Sumut, masyarakat itu harus benar-benar berpikir secara jernih lah lihat siapa sosok yang menjadi tumpuan merubah situasi menjadi lebih baik, masyarakat harus cerdas,” pungkas ketua DPD PWRI Sumut. (yf)