Permintaan Menurun, Penjual Batang Pohon Pinang Optimis Ramai Pembeli

mimbarumum.co.id – Panjat pinang memang menjadi tradisi tahunan setiap memeriahkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada tanggal 17 Agustus 2020 ini.

Sehingga tidak heran, setiap menjelang hari kemerdekaan banyak penjual batang pohon pinang bermunculan.

Tapi berbeda tahun ini, situasi pandemi mengancam sepinya pembeli batang pohon pinang. Salah satunya adanya larangan berkumpul atau keramaian.

Kendati demikian, hal ini justru menjadi tantangan dan bahkan keoptimisan Zulham (40) penjual batang pohon pinang musiman ini.

“Saya tetap optimis namanya sudah kegiatan setiap tahun kalau masalah pandemi itu semua kita serahkan kepada yang diatas,” katanya pada Jumat (14/8/2020).

Baca Juga : Resso Gelar Konser Virtual Spesial 17-an

Ia menjelaskan ketika dijumpai di lapaknya di jalan Tembung perbatasan Medan dan Deliserdang itu bahwa memang dibanding tahun sebelumnya ia mengaku terpaksa mengurangi stok. Namun ia tegas mengatakan tetap optimis karena panjat pinang tidak mungkin ditinggalkan di perayaan hari kemerdekaan.

“Stok agak berkurang, saat ini ada 10 batang, kalau permintaan sudah ada seperti dari kawasan kualanamu satu batang,” katanya.

Untuk satu batang pohon pinang ini ia bandrol Rp 400 ribu, pembeli sudah siap pakai, karena setiap batang yang dihargai Rp 400 ribu itu sudah dalam kondisi bersih, dan juga sudah dipasang diujung batang tempat menaruhkan hadiah-hadiah yang disiapkan panitia acara 17-an.

“Sudah bersih, saya juga sudah buatkan tulangnya diujung batang pohon pinang ini jadi sudah siap pakai,” ungkapnya.

Usaha yang sudah dijalaninya selama 3 tahun lebih ini dikatakannya memang sangat terasa penurunan permintaannya.

“Permintaan sudah 5 lebih , dari kota madya medan, Deliserdang, enggak tentu pesanan. Saya jualnya disini saja gak ada tempat lain,” paparnya.

Memang tahun sebelumnya ia berhasil menjual 20 batang pohon pinang. Larisnya saat mendekati 17 Agustus.

“Harapan saya semoga acara HUT kemerdekaan sukses tak ada kendala di masa pandemi ini. Kalau masalah covid kita serahkan sama yang diatas,” tandasnya.

Reporter : Budi Lubis
Editor : Dody Ferdy