
mimbarumum.co.id – Ketua DPRD Sumatera Utara, Baskami Ginting mengatakan momentum perayaan natal menjadi ajang memperkuat kebersamaan, saling menguatkan, mengasihi dan menebarkan cinta kasih.
Hal tersebut disampaikan Politisi PDI Perjuangan itu saat memberikan sambutan, pada perayaan Natal Keluarga Besar DPRD Sumut, di Aula Rajainal Siregar, Sabtu (21/12/2023).
“Sesuai tema natal kita kali ini,
‘Kemuliaan bagi Allah dan damai sejahtera di bumi’,Mari kita menyatukan hati dan bersama-sama saling menopang satu dengan yang lainnya agar kebersamaan yang kita bentuk dapat menjadi kekuatan bagi kita semua,” katanya.
Kasih natal ini, kata Baskami, dibarengi kebahagiaan menyambut pesta politik yang akan segera dijalankan. “Natal menjadi tanda hadirnya sang kedamaian, dalam hati, dalam relasi sosial, dan dalam karya kita,” jelasnya.
Pantauan lapangan, hadir pada perayaan tersebut, Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. Jawari, Staff Ahli Pj Gubsu, Harianto Butar-Butar, mewakili Pj Gubsu Hassanudin yakni Kepala Dinas Koperasi Sumut Naslindo Sirait, dan mewakili Pangdam I/BB, Sedangkan anggota DPRD Sunut yang hadir yakni Sekretaris Panitia Natal DPRD Sumut Pdt Berkat Kurniawan Laoli, Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Sumut dr Tuahman Franciscus Purba, Anggota DPRD Sumut seperti Viktor Silaen, Timbul Sinaga, Edward Zega, Megawati Zebua, Remita Sembiring, dan Artha Berliana, serta khotbah natal dibawakan oleh Pendeta Sarofahti Gea.
Lebih lanjut Baskami mengatakan, perlunya memilih pemimpin yang bijaksana, menjaga persatuan, serta memiliki akhlak yang baik.”Berbeda pilihan itu lumrah, namun persatuan Indonesia adalah mutlak,” jelasnya.
Baskami mengajak segenap elemen bangsa, untuk terus mencurahkan seluruh kemampuan terbaik, bukan mengedepankan politik identitas yang memecah belah. “Dalam kontestasi ini, mari kita beradu gagasan, beradu argumen bukan ujaran kebencian apalagi menjurus fitnah,” jelasnya.
Sementara Wakapolda Sumut, Brigjen Pol. Jawari dalam sambutannya perayaan natal dijadikan sebagai momentum silaturahmi diantara sesama maupun antar pemeluk agama. Wakapolda juga berharap perayaan natal san tahun baru yang juga akan memasuki momentum pesta demokrasi Pemilu 2024, hendaknya tercipta suasana aman dan damai di tanah air khususnya Sumatera Utara.
“Marilah kita pelihara sikap saling hormat menghormati diantara kita semua, sehingga tercipta suasana yang damai dan sejuk. Sehingga perayaan natal bisan benar-benar berlangsung dengan damai dan terciptanya keamanan di masyarakat,”katanya
Pj Gubsu Hassanudin yang diwakili Kepala Dinas Koperasi Naslindo Sirait mengatakan saat ini Pemerintah Provinsi Sumut (Pemprovsu) telah berupaya mengalokasikan anggaran kepada masyarakat baik dalam bentuk hibah maupun bantuan sosial (Bansos) untuk rumah ibadah dan pendidikan.
“Namun Pemprovsu juga mengakui bahwa masih banyak kekurangan. Apalagi ditengah kondisi ekonomi, sosial dan keamanan. Yang menyebabkan masih terdapat 1,2 juta penduduk miskin di Sumut, 472 ribu pengangguran dan 21,1 persen balita terkena Stunting. Dalam perayaan Natal kali ini diharapakan situasi yang dialami bisa menjadi renungan dan doa bersama agar Pemprovsu dapat menyelesaikan persoalan kemasyarakatan, Narkoba dan keamanan,” beber Naslindo.
Sebelumnya, Sekretaris Panitia Natal DPRD Sumut Pdt Berkat Kurniawan Laoli mengungkapkan Natal tahun ini merupakan perayaan terakhir bagi DPRD Sumut periode 2019-2024. “Maka dari itu, kita menggelarnya dengan sedikit konsep yang berbeda diantaranya yakni hadirnya 100 orang pendeta dari berbagai gereja dan Lucky-Draw yang diperuntukkan bagi jemaat yang hadir,” terang Berkat.
Berkat juga berpesan agar Pemprovsu mencantumkan anggaran untuk perayaan Natal di APBD Sumut Tahun 2024 mendatang. Hal ini untuk mempermudah bagi gereja-gereja yang ingin memohon bantuan untuk perayaan Natal.
“Jadi Gereja-Geraja yang ingin menggelar Natal tak usah lagi pakai proposal. Karena sudah ada anggarannya ditampung di APBD Tahun 2024 untuk perayaan Natal,” pungkas Politisi Muda Partai NasDem ini.
Reporter : Jamaluddin